Modus Sewa Kost, Wanita Berjilbab Bawa Kabur Honda Vario

Modus Sewa Kost, Wanita Berjilbab Bawa Kabur Honda Vario
Di lokasi inilah pelaku melancarkan aksinya
Lumajang, Motim - Merasa jadi korban penipuan yang dilakukan oleh calon penghuni kost dengan membawa kabur sepeda motor Honda Vario miliknya, Izati Khoirina (31), warga Jalan Letkol Slamet Wardoyo, Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang lapor polisi.

Izati Khoirina kepada sejumlah media menceritakan, awalnya ada seorang wanita yang mengaku bernama Isna dan bekerja sebagai seles keliling salah satu produk kecantikan ternama.

"Pelaku ini mengaku mencari kost-kost an," ucap korban.

Untuk meyakinkan korban, pelaku melihat-lihat kamar kost juga memberikan uang panjer sewa kost sebesar Rp. 100.000 dan juga beristirahat di kamar kost yang dipanjernya tersebut.

Dasar pelaku kejahatan, tak lama kemudian pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan mau fotocopy KTP sebagai persyaratan menghuni kost.

Tanpa curiga, korban pun terus memberikan kunci motor kepada korban dan pelaku pun terus pergi.

"Saya percaya dan tidak curiga sedikit pun jika dia itu pelaku kejahatan. Apalagi dia menyebut nama orang yang pernah kost di sini," katanya.

Karena ditunggu sampai esok hari tidak kembali, korban baru sadar jika dirinya menjadi korban pelaku kejahatan lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Biasanya yang kost di sini itu teman-teman dari penghuni kost sini, makanya saya ndak curiga,” ucap Khoirina, selaku korban juga pemilik kost, Kamis (4/3/21).

Lanjutnya, sebelumnya wanita itu mengaku kost di belakang klinik kesehatan dekat kantor dinas penanaman modal dan sudah 3 tahun berada di Lumajang.

“Ciri-cirinya berjilbab, tinggi gemuk umur diperkirakan 35 tahun. Katanya sih orang Jember, setelah saya kroscek ke kesana kemari tidak ada yang tau,” katanya.

Sementara, Kapolsek Kota, Iptu Samsul Hadi, SH., MH., ketika dikonfirmasi Memo Timur membenarkan kejadian tersebut namun pihaknya tidak menerima adanya laporan dari korban.

“Mungkin lapor ke Polres, Mas,” katanya.

Kapolsek Kota menghimbau kepada masyarakat, apabila mengalami kejadian pencurian atau kehilangan kendaraan bermotor supaya segera melaporkannya ke pihak berwajib.

“Kalo STNKnya mati tidak masalah, jika tidak ada surat-suratnya bisa minta surat keterangan kendaraan yang hilang ke Samsat atau minta faktur ke dealer yang bersangkutan,” himbaunya.(rus)