Penjual Miras Oplosan Bisa Diancam Pidana

Penjual Miras Oplosan Bisa Diancam Pidana
AKP Fajar Bangkit Sutomo, S.Kom, Kasat Reskrim Polres Lumajang
Lumajang, Motim - Meskipun minuman keras (miras) termasuk dalam atensi kepolisian, namun tidak semua penjual miras dapat dipidanakan. Seperti penjual miras yang diproduksi oleh pabrik yang legal.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo, S.Kom kepada Memo Timur menyampaikan apabila selama ini pihaknya hanya melakukan pengawasan dan pengendalian peredaran miras yang ada di Kabupaten Lumajang.

Karena pabrik yang memproduksi miras sudah mengantongi ijin produksi, ada pita cukainya dan sudah mendapat ijin dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Sehingga miras yang dijual lebih aman selama mengikuti aturan pakai yang tercantum pada kemasan.

“Kalau penjual miras oplosan yang belum jelas kadar alkoholnya, itu yang bisa dipidana,” tutur Kasat Reskrim, Rabu (31/3/21).

Meskipun sudah mengantongi ijin produksi, karena miras termasuk dalam kategori barang dalam pengawasan, sehingga tidak bisa dijual dengan bebas.

“Penjual miras yang kita razia selama ini karena belum mengantongi ijin edar dari pihak yang berwenang,” jelasnya.

Penjual miras yang terjaring razia akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan atau tipiring. “Sementara ini kita beri pembinaan dan wajib lapor agar tidak mengulangi. Jika kedapatan mengulangi lagi, ya kita proses sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim.(rus)