Perbaiki Dump Truk, Slamet Tewas Tergencet

Perbaiki Dump Truk, Slamet Tewas Tergencet
Polsek Tempeh ketika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).(rus)
Lumajang, Motim - Slamet (64), warga Dusun Joho, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian ditemukan tewas saat memperbaiki sebuah dump truk yang ada di salah satu perusahaan stokfile ternama di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh pada Selasa (23/3/21) sekira pukul 09.51 WIB.

Korban ditemukan pertama kali dalam kondisi tertelungkup membujur ke arah utara, kaki menggantung, dengan badan dan kepala terhimpit kabin dump truk. Dari hidung korban keluar darah, di bagian dada masih ada bekas himpitan antara mesin dan kabin.

Kapolsek Tempeh, Iptu Lugito menyampaikan apabila pihaknya dihubungi oleh salah satu rekan korban dan menyampaikan apabila di tempatnya bekerja terjadi kecelakaan kerja. Setelah mendatangi lokasi, pihaknya langsung mengamankan lokasi dimana korban ditemukan tewas dengan memberi garis polisi.

“Korban waktu memperbaiki dump truk itu sendirian, tiba-tiba kabinnya menutup dan menimpa korban,” tutur Kapolsek Tempeh ketika ditemui Memo Timur di kamar mayat RSUD dr Haryoto.

Korban merupakan karyawan tetap di perusahaan itu, lanjut Iptu Lugito dan bekerja lebih dari 20 tahun yang bertugas sebagai pengurus, termasuk melakukan pengecekan kendaraan sebelum diberangkatkan.

Sesuai aturan, jenazah korban akan dilakukan Autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya, namun pihak keluarga menolak hal itu. “Keluarga korban tidak berkenan, akhirnya kita buatkan surat pernyataan penolakan dan sudah ditanda tangani,” pungkasnya.(rus)