Sat Resnakoba Polda Jatim Tangkap Pengedar Pil Koplo dan Sabu Asal Bodang

Sat Resnakoba Polda Jatim Tangkap Pengedar Pil Koplo dan Sabu Asal Bodang
Pelaku ketika diamankan petugas
Lumajang, Motim - Pengapnya udara di balik jeruji besi tidak membuat pria muda berinisial DFSH (34), warga Desa Bodang, Kecamatan Padang jera untuk bermain narkoba.

Buktinya, DFSH yang diketahui sebagai residivis dengan kasus yang sama kembali ditangkap unit Opsnal Sat Resnarkoba Polda Jatim, karena diduga mengedarkan obat keras berbahaya (Okerbaya) juga Sabu.

DFSH ditangkap di rumahnya pada Kamis (25/3/21) lengkap dengan barang bukti berupa ribuan pil koplo dan shabu seberat 0,146 gram.

Paur Subbag Humas, Ipda Andreas Shinta PW, SH kepada media menyampaikan pelaku merupakan target operasi Sat Resnarkoba.

Barang bukti yang diamankan antara lain 6000 butir pil Tryhexipenidyl, pil warna putih berlogo “Y” sebanyak 30 butir, 1000 butir pil berlogo “DMP”, dan pil berlogo “MF” sebanyak 1000 butir serta sabu total seberat 0,146 gram.

Ditangkapnya DFSH Berawal informasi masyarakat yang menemukan sebuah kantong kain (bungkusan) di samping rumah pelaku berisi ribuan pil diduga pil koplo.

Untuk memastikan isi bungkusan barang haram, warga tersebut didampingi petugas dari Polsek Padang membawanya menuju Polres Lumajang.

Setelah dibuka oleh petugas piket, ternyata bungkusan tersebut berisi pil koplo dan shabu lengkap dengan seperangkat alat hisap shabu.

Mengetahui hal itu, pihaknya langsung melakukan gelar awal dan memeriksa warga saksi. Ternyata barang tersebut merupakan milik pelaku yang dibuang oleh istri pelaku saat penangkapan berlangsung.

“Pelaku ditangkap tim dari Sat Resnarkoba Polda Jatim," ungkapnya.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Dirresnarkoba Polda Jatim terkait kepemilikan obat dalam daftar G.

"Bungkusan berisi ribuan pil koplo dan Shabu yang ditemukan warga itu sudah diamankan Sat Resnarkoba Polres Lumajang,” ungkapnya.

Disinggung asal usul barang haram itu hingga sampai di rumah pelaku, Ipda Shinta menjawab dibeli dari paketan.

“Dari pengiriman paket online itu Mas,” pungkasnya.(rus)