Terlilit Hutang, Ibu di Ditotrunan Lumajang Sempat Berniat Jual Ginjal

Bupati menemui Farhiyatun Naini. (*)
Lumajang, Motim - Seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Ditotrunan Kecamatan Lumajang sempat berniat menjual ginjalnya. Farhiyatun Naini mengaku, nekat akan melakukan itu karena keluarganya terlilit hutang.

Namun rencana ibu berusia 37 tahun itu akhirnya diurungkan setelah mendapat pemahaman dari sejumlah pihak. Termasuk dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Bupati bersama Kapolres dan Dandim Lumajang mendatangi Aini, panggilan akrabnya, di kediamannya, Kamis (25/3/2021) pagi. Bupati memberikan pemahaman langsung pada Aini agar mengurungkan niatnya.

"Mau dapat uang dari mana untuk bayar hutang sama kebutuhan keluarga. Sehingga saya kepikiran mau menjual ginjal saya," kata Aini pada wartawan.

Selama ini, Ia tinggal bersama suaminya, Ahmad (46 tahun) dan ketiga anaknya. Aini sebelumnya berniat menjual ginjalnya seharga ratusan juta.

Setelah menemui Aini, Bupati Lumajang memastikan, yang bersangkutan sudah membatalkan niatnya. Pihaknya juga telah memberikan bantuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami Aini.

"Setelah mendapatkan penjelasan dan beberapa permasalahan yang telah diselesaikan, Alhamdulillah, akhirnya keinginan untuk menjual ginjalnya dibatalkan," kata bupati.

Bupati juga akan membantu Aini dalam merintis usaha. "Beberapa keinginan Bu Aini untuk akses bantuan dan keinginan untuk merintis usaha, akan di fasilitasi oleh Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Lumajang," pungkasnya. (fit)