3246 Miras dan 130 Knalpot Brong Dimusnahkan

3246 Miras dan 130 Knalpot Brong Dimusnahkan
Kapolres bersama Sekda Lumajang menghancurkan BB miras dan knalpot brong.(rus)
Lumajang, Motim - Polres Lumajang musnahkan barang bukti (BB) berupa 3246 botol minuman keras (Miras) dan 130 knalpot brong bertempat di halaman gedung serba guna utara GOR Wira Bhakti Lumajang, Rabu (7/4/21).

Tak hanya itu, selama operasi Pekat Semeru 2021 berlangsung Polres Lumajang juga berhasil mengamankan 8,846 gram shabu, 2 set alat hisap shabu, 3 batang pohon ganja, 6000 butir pil tryhexipenidyl, 1000 butir pil logo DMP, 1000 pil logo MF, 11.693 butir pil logo Y, 2 korek api gas, uang tunai Rp. 1.220.000, 3 unit HP dan 2 buah timbangan elektrik.

Hadir dalam acara itu perwakilan Kodim 0821, Batalyon 527, Sekda, Dishub, Satpol PP, Kejaksaan dan BNNK.

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.IK., M.Si. kepada sejumlah media menyampaikan jika pihaknya tidak berlama-lama menyimpan BB tersebut karena menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya berinisiatif untuk secepatnya melakukan pemusnahan. Polres Lumajang merupakan yang pertama melakukan pemusnahan BB operasi Pekat Semeru 2021 di Jatim,” ujar Kapolres Lumajang.

Disinggung apakah hanya pada momen-momen tertentu, Polres Lumajang melakukan penertiban peredaran miras dengan tangkapan besar. Kapolres menjawab tidak, pihaknya akan terus melakukan penertiban lebih giat lagi, karena miras dan narkoba merupakan sumber dari tindak kriminalitas.

“Selama bulan Ramadhan akan terus kita lakukan penertiban, agar masyarakat Lumajang lebih aman,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono mengapresiasi kinerja Polres Lumajang dengan banyaknya botol miras dan knalpot brong yang dimusnahkan.

Disinggung terkait ijin edar miras di Lumajang, ia menyampaikan bahwa peredaran miras itu sudah diatur oleh menteri perdagangan dan tidak boleh diperjual belikan secara sembarangan.

“Insya Allah di Lumajang tidak ada tempat-tempat yang menjual miras secara legal,” tegas Sekda Lumajang.(rus)