Pemohon SKCK di Polres Lumajang Membludak

Pemohon SKCK di Polres Lumajang Membludak
Sejumlah pemohon SKCK sedang mengantri di Polres Lumajang
Lumajang, Motim - Jumlah pemohon SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di Polres Lumajang meningkat pesat. Peningkatan jumlah pengajuan ini terjadi selama seminggu terakhir.

Pemohon SKCK nampak berjubel tanpa mengindahkan himbauan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak ketika melakukan antrian.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andreas Shinta PW, SH ketika dimintai keterangan terkait membludaknya pemohon SKCK menyampaikan, jika pihaknya sudah mengatur sedemikian rupa agar tidak terjadi kerumunan. Seperti memberi tanda silang pada kursi di ruang tunggu.

“Sudah kita beri himbauan agar tidak berkerumun, tapi balik lagi seperti itu,” terang Paur Subbag Humas ketika ditemui di ruang kerjanya.

Meskipun di polsek-polsek ada pelayanan SKCK, karena persyaratan yang diminta oleh instansi yang dituju pemohon mengharuskan SKCK terbitan polres.

“Pembuatan SKCKnya itu cepat, yang lama itu sidik jarinya, makanya antri,” imbuh Ipda Shinta.

Lanjutnya, setiap harinya jumlah pemohon SKCK berkisar antara 20 hingga 25 orang. Semenjak dibuka pendaftaran TNI, Polri, Pilkada/ Pileg, jumlah pemohon mengalami kenaikan hingga 3 kali lipat setiap harinya.

“Ada permohonan SKCK untuk calon kepala sekolah juga, setiap harinya ya lebih dari 75 orang yang mengurus SKCK,” tutupnya.(rus)