Pengamanan Paskah Diperketat, Polres Lumajang Terjunkan Ratusan Personel dan Anjing Pelacak

Personil disiapkan untuk pengamanan Paskah di Lumajang. (*)
Lumajang, Motim - Polres Lumajang memperketat Perayaan Paskah di semua gereja. Ada ratusan personil yang diterjunkan ditambah anjing pelacak.

Pihak Polres Lumajang menyebut, ada sekitar 326 personil gabungan. Mereka disebar di 29 gereja di Kabupaten Lumajang.

Personil yang melakukan pengamanan diantaranya 186 anggota polisi. Dibantu 60 personil TNI, 30 personil Satpol PP, dan 20 personil Dishub. Ada juga dari ormas dan Satgas Keamanan Desa.

Sementara anjing pelacak hanya dikerahkan di 4 gereja. Yakni di Gereja Tabernakel Jalan Kapten Suwandak, Gereja Utusan Pantekosta Di Indonesia (GUPDI) Jalan Agus Salim, Gereja Kristus Tuhan Jalan Wahid Hasyim, dan Gereja Pantekosta Indonesia Barat (GPIB) Jalan Panjaitan.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menuturkan, pengerahan personil guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaat yang melaksanakan ibadah.
"Dalam setiap kegiatan, kami akan selalu hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, petugas gabungan akan melakukan pengamanan dan antisipasi tempat-tempat gereja dari ancaman teror bom pekan suci Paskah diawali sejak Minggu Palma.

Para jemaat sebelum masuk ke Gereja dicek dengan menggunakan metal detector termasuk barang bawannya oleh petugas.

"Untuk kegiatan pengamanan oleh petugas gabungan yakni dimulai 28 Maret misa minggu palma, Kamis 1 April misa kamis putih, Jumat 2 April Misa Jumat agung, dan Sabtu 3 April misa sabtu suci malam Paskah, Minggu 4 April Misa Paskah," ujar Shinta.

“Kita juga berharap situasi aman sampai pelaksanaan peringatan Isa Al Masih selesai,” pungkasnya. (fit)