Polisi Dalam Video Dugaan Jual-Beli SKAB Bantah Ikut Terlibat

AKP Totok Sudarsono membantah ikut terlibat dalam dugaan jual-beli SKAB. (*)
Lumajang, Motim - Seorang perwira polisi dalam video dugaan jual-beli Surat Keterangan Asal Barang (SKAB) pasir, memberikan klarifikasi. Perwira dalam video tersebut ternyata Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Totok Sudarsono.

Kepada Memo Timur, AKP Totok membantah jika ikut terlibat dalam dugaan jual-beli SKAB tersebut. Ia menegaskan, meski berada di lokasi saat itu, tidak tahu ada dugaan transaksi jual-beli SKAB oleh seseorang pada sopir truk pasir yang tidak membawa SKAB.

AKP Totok menjelaskan, sebelumnya Ia ada kegiatan pembinaan di tempat lain. Sepulang dari kegiatan itu, ketika melintas di Jalan Nasional Blok Hutan Jati Dusun Bulak Manggis Desa Sumberrejo Kecamatan Candipuro, Ia berhenti karena melihat ada kemacetan truk pasir.

Dirinya mengaku membantu mengurai kemacetan di situ. "Saya lihat kok macet, saya melakukan penguraian," ungkapnya, Kamis (1/4/2021) malam.

Ia juga mendapat informasi jika kemacetan itu terjadi karena ada pemeriksaan SKAB terhadap sopir truk pasir oleh pihak Asosiasi Penambang Lumajang (APL). Bukan operasi yang dilaksanakan oleh petugas gabungan.

"Mereka ada tugas dari Asosiasi Penambang Lumajang. Tidak ada petugas gabungan dari Satpol PP, Dishub, polisi. Mereka dari APL," tambah AKP Totok.

Namun Ia tidak tahu jika di barisan truk yang di depannya ada dugaan transaksi jual-beli SKAB. "Saya gak tahu di depan jauh itu ada transaksi SKAB," tegasnya.

Jadi, jika dalam video tersebut dirinya dianggap ikut terlibat, Ia membantahnya. "Dijual berapa, saya juga tidak ngerti," ungkapnya. (fit/cho)