Truck Besar Angkut Barang Bebas Masuk Kota

Truck Besar Angkut Barang Bebas Masuk Kota
Salahsatu truk besar masuk kota dari simpang 5
Lumajang, Motim - Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang, Irfan Timbul menyatakan jika truk angkutan barang diperbolehkan masuk ke dalam kota pada jam-jam tertentu, yaitu di atas jam 8 pagi.

“Truk angkutan barang yang masuk kota, biasanya sudah dapat ijin untuk melakukan bongkar muat di dalam kota,” ucap Irfan Timbul ketika ditemui Memo Timur di seputar GOR Wirabhakti, Rabu (7/4/21).

Sebelum masuk kota, lanjut Timbul truk tersebut membayar retribusi di pos belakang terminal, untuk bongkar muat senilai 1.500. Apabila ada operasi, sopir truk cukup menunjukkan bukti pembayaran retribusinya.

Ditanya apakah boleh truk berukuran besar masuk kota, sembari Memo Timur menunjukkan foto salahsatu truk besar yang melintas ke timur dari arah simpang 5. Timbul menyampaikan pihak penerima barang harus memberitahukan hal itu ke pihaknya. Apabila sudah mendapatkan ijin, baru boleh melintas di kota.

“Itu sepertinya colt diesel ya, itu masih boleh melintas di jam-jam tertentu,” terangnya.

Ditanya jika kedepannya banyak pengusaha yang membuka usaha angkutan barang di dalam kota, apakah boleh truk besar melintas di jalan kota? Timbul mengatakan bahwa hanya truk jenis engkel atau colt diesel saja yang diperbolehkan.

“Truk kecil masih boleh untuk yang mengangkut kebutuhan pokok, dan berijin,” terangnya.

Kepala Dishub, Nugraha Yudha Mudiarto, S.Sos, M.Si ketika ditunjukkan foto yang sama juga menyampaikan jika hal itu diperbolehkan. “Kalau di atas jam 8 itu boleh, nanti akan Saya kros cek lagi ijinnya,” jawabnya sambil lalu.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho, SH, SIK menyampaikan jika pihaknya akan melakukan penindakan apabila memang terjadi pelanggaran. Melihat hal itu, seharusnya truk besar tidak boleh masuk ke dalam kota.

“Harus ditindak, itu kan ada perdanya. Nanti akan Saya pelajari lagi,” tegasnya.(rus)